Harta, Tahta, Jaga Data: Waspadai Deepfake AI, Suara Mirip, Wajah Sama, Tapi Palsu

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun siapa sangka? di balik kemajuan teknologi tersebut, muncul ancaman baru yang perlu diwaspadai, yaitu Deepfake AI dimana Teknologi ini memungkinkan pelaku memanipulasi foto, video, hingga suara seseorang sehingga terlihat dan terdengar seperti asli. Saat ini, deepfake tidak hanya digunakan untuk hiburan atau konten kreatif, tetapi juga mulai dimanfaatkan dalam berbagai modus penipuan digital yang menargetkan masyarakat pengguna layanan keuangan.

Salah satu modus yang mulai marak adalah penggunaan video atau rekaman suara palsu yang menyerupai atasan, anggota keluarga, tokoh publik, hingga petugas lembaga resmi. Dengan memanfaatkan konten yang beredar di internet dan media sosial, pelaku dapat membuat wajah dan suara yang sangat meyakinkan untuk meminta transfer dana, data pribadi, atau akses ke akun tertentu. Karena terlihat nyata, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sedang berinteraksi dengan konten hasil rekayasa AI. Kondisi ini menjadikan keamanan data pribadi dan kewaspadaan digital semakin penting di era teknologi yang terus berkembang.

Ancaman Deepfake AI bukan lagi sekadar prediksi, tetapi telah menjadi modus kejahatan yang nyata. Berdasarkan laporan resmi INTERPOL Global Financial Fraud Threat Assessment 2026, INTERPOL mengungkapkan bahwa penipuan finansial yang memanfaatkan teknologi AI menjadi 4,5 kali lebih menguntungkan dibanding metode tradisional. Sementara itu, di Indonesia, Bareskrim Polri telah mengungkap sejumlah kasus penipuan yang menggunakan video deepfake untuk meniru tokoh publik dan pejabat negara guna meyakinkan korban agar mengirimkan uang atau membagikan informasi penting. Kondisi ini menunjukkan semakin penting dalam menjaga keamanan data pribadi dan transaksi keuangan.

Untuk menghindari menjadi korban Deepfake AI, masyarakat perlu membiasakan diri untuk selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai informasi, terutama yang berkaitan dengan transaksi keuangan atau permintaan data pribadi. Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan nasabah, MNC Bank melalui layanan digital MotionBank terus melakukan edukasi mengenai keamanan digital, mengimbau nasabah untuk bertransaksi melalui kanal resmi, serta mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi dan informasi perbankan. Dengan meningkatkan kesadaran terhadap berbagai modus penipuan online yang memanfaatkan teknologi AI. Ingat, di era digital saat ini, suara mirip dan wajah yang sama belum tentu asli—selalu verifikasi sebelum percaya. MNC Bank tidak pernah meminta data pribadi nasabah, dalam bentuk apapun dan melalui channel manapun, jika ragu segera kontak MNC Bank melalui call center 1500188, WA 0888 888 8888, atau customer_care@mncbank.co.id

Sumber:

Layanan komunikasi resmi MNC Bank:

Call center: (021) 1500 188

Whattsapp: 0888 888 8888

Email: customer_care@mncbank.co.id

Bagikan artikel ini:

Promo Lainnya

Artikel Lainnya

Lihat Semuanya